Hujan Deras, Ribuan Rumah Warga di Klaten Terendam Banjir








Di tengah merebaknya wabah virus Corona atau Covid-19 yang belum berakhir ini, beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten harus mengalami musibah banjir.

Sejak Selasa sore (31/3/2020) hujan deras terus mengguyur beberapa kecamatan di Kabupaten Klaten hingga malam. Beberapa kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Juwiring, Kecamatan Pedan, dan Kecamatan Karangdowo.

Intensitas hujan deras dan lama itu mengakibatkan Sungai Kaligawe yang berada di samping Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan tak mampu membendung banyaknya air.

Aliran air yang terus deras dan meningkat setiap menitnya, mengkibatkan air Sungai Kaligawe meluap hingga ke rumah warga.  Rumah di bantaran Sungai Kaligawe yang terkena paling parah.

Selain akibat dari luapan Sungai Kaligawe, banjir di Kecamatan Pedan dan Juwiring ini diakibatkan oleh banjir kiriman dari luapan sungai-sungai lain yang ada di Kabupaten Klaten.


Air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 18.00 WIB. Tinggi air perlahan naik hingga selutut orang dewasa. Bahkan di titik tertentu air mencapai ketinggian 1 meter. Namun, tidak ada warga yang mengungsi. Warga tetap tinggal di rumahnya masing-masing sambil menunggu air surut.

Daerah yang terdampak banjir selain di Kecamatan Pedan, yaitu di Kecamatan Juwiring. Banyak desa di Kecamatan Juwiring yang terkena banjir, di antaranya Desa Sawahan, Desa Juwiran, Desa Ketitang, Desa Bolopleret, Desa Taji hingga Desa Carikan. Di Juwiring desa yang paling parah terendam banjir yaitu Desa Sawahan.

Banjir di Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan ini sebenarnya sudah terjadi beberapa kali. Namun, yang terjadi sekarang merupakan banjir paling parah karena banjir tersebut sampai masuk ke rumah warga dan cukup tinggi dari biasanya yang hanya sampai mata kaki saja. Banjir kali ini membuat salah satu kantor di Kecamatan Pedan ada yang terendam banjir cukup tinggi, yaitu Kantor Kepala Desa Troketon, Pedan.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir di Kabupaten Klaten ini. Hanya saja, banyak barang milik warga yang hanyut terbawa banjir karena derasnya aliran air. Selain barang, banyak sawah juga yang terendam banjir. Oleh kepada desa masing-masing daerah, warga dihimbau untuk tetap tenang dan waspada.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indepth (Topik III)

Indepth ( Topik I )