Diduga Memiliki Aji-ajian, Ki Bagus Hadikusumo : Semua Peristiwa dan Nasib Manusia Telah Diatur Allah 



Ki Bagus Hadikusumo merupakan salah satu tokoh Muhammadiyah yang terkenal dengan kesederhanaannya. Selain terkenal karena kesederhanaannya, Ki Bagus juga dikenal sebagai tokoh terpelajar. Namun, sosok terpelajar itu tiba-tiba mendapat tudingan yang tak masuk akal. Ki Bagus dikira oleh banyak orang memiliki “aji-ajian”. Hal itu terjadi karena beliau luput dari berondongan peluru yang melesat di sekitar tubuhnya.

Kisah ini sudah dituliskan dalam buku “Derita Seorang Pemimpin”. Dalam buku itu diceritakan bahwa Ki Bagus sedang menempuh perjalanan dari Yogyakarta ke Jakarta dengan kereta api. Di tengah perjalanan, kereta yang ditumpangi oleh Ki Bagus tiba-tiba dihadang oleh sekelompok penjahat. Dengan senjata yang mereka miliki, para penjahat menghujani kereta yang ditumpangi Ki Bagus dengan peluru. Tentu hal itu meresahkan dan membuat panik semua penumpang.

Anehnya, Ki Bagus dengan santainya tak bergeming dan tetap berdiam diri di tempat duduknya dekat jendela. Banyak tas dan barang-barang yang diletakkan di tempat tas berjatuhan. Tak luput, tas Ki Bagus pun juga terkena lesatan peluru dari penjahat itu. Selain mengenai tas, ada satu peluru yang melesat di peci Ki Bagus Hadikusumo. Peci itu terpental tetapi peluru itu tidak menembus atau keluar dari peci Ki Bagus, peluru itu hanya terselip di lipatan peci. Pada saat Ki Bagus sudah sampai Hotel Des Indes, Jakarta, Ki Bagus langsung membuka tas yang dibawanya. Seketika kamar beraroma harum, ternyata disebabkan oleh aroma bekas tumpahan parfum yang terkena peluru tadi.

Pada saat Presiden Soekarno mendengar kabar tersebut, beliau langsung menghampiri dan menanyai Ki Bagus : “Apa do’anya, Kangmas?” lalu Ki Bagus menjawab: “Bahwa do’a itu sendiri tidak mampu meraih kebahagiaan atau menangkis bencana. Do’a hanyalah permohonan, tetapi apabila Allah telah mengabulkan maka tiada seorang pun dapat menolaknya dan jika Allah menolak permohonan itu maka tiada seorang pun yang kuasa menolongnya. Semua peristiwa dan nasib manusia telah diatur Allah dengan takdir-Nya”.

Dengan kejadian itu banyak orang mengira bahwa Ki Bagus Hadikusumo memiliki “aji-ajian” yang bisa membuat dirinya kebal. Namun, pada kenyataanya anggapan itu tidak benar adanya. Seperti yang sudah Ki Bagus sampaikan kepada Soekarno bahwa setiap peristiwa dan nasib seseorang sudah diatur oleh Allah dengan segala takdir-Nya”.

Sumber :





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indepth (Topik III)

Indepth ( Topik I )